Tips Menghindari Cedera Saat Olahraga

Olahraga memang baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Namun, bila Anda tidak fokus atau kurang berhati-hati dalam melakukannya, cedera bisa saja terjadi. Untuk itu, simak tips penting untuk mencegah cedera saat olahraga berikut ini.

Ada sejumlah hal yang membuat seseorang rentan mengalami cedera ketika berolahraga. Yang paling umum adalah karena terlalu sering berolahraga tanpa jeda dan terlalu memforsir tubuh melewati batas toleransinya.

Kesalahan cara mempraktekkan gerakan, postur tubuh yang salah (misal saat berlari atau mendarat dari lompatan), serta memilih jenis olahraga yang kurang sesuai dengan kondisi fisik juga menjadi beberapa faktor penyebab lainnnya dari cedera saat olahraga.

Lalu, bagaimana cara menghindari cedera dari olahraga?

1.Pilih Jenis Olahraga Yang Tepat Serta Gunakan Alat-Alat Olahraga Yang Tepat

Pilih Jenis Olahraga Yang Tepat Serta Gunakan Alat-Alat Olahraga Yang Tepat

Salah satu cara terbaik untuk menghindari cedera adalah mengetahui kondisi tubuh Anda. Usia pun bahkan ikut menjadi pertimbangan untuk memilih olahraga yang sesuai dengan kondisi Anda. Pasalnya, pilihan ragam jenis olahraga untuk anak-anak muda yang bertubuh atletis tentu tidak sama dengan pilihan olahraga untuk lansia.

Secara umum , berapapun usia Anda jika baru akan mulai berolahraga, cobalah dari yang ringan, seperti jalan santai, berenang, bersepeda, jogging, atau senam aerobik. Namun Jika Anda memiliki pergelangan tangan yang lemah, tentu angkat beban kurang tepat untuk dijadikan pilihan.

Kenneth Plancher, profesor di Albert Einstein College of Medicine di New York menyarankan Anda untuk lebih dulu mengenali area terlemah pada tubuh Anda, dan  menghindari kegiatan yang bisa memberikan tekanan pada daerah tersebut.

Usahakan Jika Anda mempunyai suatu kondisi atau penyakit tertentu, konsultasikan lebih dahulu dengan dokter sebelum mulai olahraga. Dokter bisa memberikan saran olahraga apa yang cocok untuk Anda lakukan dan  arahan untuk melakukannya dengan aman.

Setiap jenis olahraga memiliki peralatan yang berbeda. Pastikan sepatu olahraga Anda sesuai dengan jenis olahraga yang Anda lakukan. Contohnya begini: meski sama-sama main bola, sepatu bola dan  sepatu futsal memiliki fungsi dan  karakteristik yg tidak sama. Beda jenis larinya pun, jenis sepatu lari yang dipakai berbeda. Jika Anda berniat angkat besi untuk pertama kalinya, ukur dulu berapa berapa berat beban yang ideal agar tidak menyebabkan cedera.

Sesuaikan juga ukuran helm, kacamata pelindung, pelindung siku, dan  bantalan lutut mengikuti bentuk tubuh Anda. Pastikan alat-alat pendukung olahraga Anda masih pada kondisi baik, dan  anda tahu benar cara penggunaannya yang tepat.

2.Lakukan Pemanasan Serta Pendinginan Dan  Jangan Berlebihan

Lakukan Pemanasan Serta Pendinginan DanĀ  Jangan Berlebihan

Pemanasan sebelum berolahraga membuat darah Anda mengalir lancar dan melemaskan otot-otot tubuh Anda. Jika Anda akan berlari, contoh pemanasan sederhananya adalah memutarkan pergelangan kaki. Lalu, lakukan jalan cepat selama 5 hingga 10 menit. Setelah selesai, jangan lupa melakukan pendinginan untuk menormalkan kembali otot serta tubuh Anda.

Saat melakukan olahraga, tubuh Anda perlu beristirahat. Begitu juga dengan pengaturan waktu Anda berolahraga; seberapa intens dan  berapa lama   durasinya. Tubuh Anda telah bekerja setiap hari, ada baiknya Jika rutinitas olahraga Anda divariasikan.

Contohnya, minggu pertama lari untuk 3 kali dalam seminggu. Jangan lupa diselang-seling harinya agar tubuh Anda punya kesempatan untuk memulihkan diri dan  mencegah kelelahan. Misalnya lari setiap Senin, Kamis, dan Minggu. Seiring waktu Jika Anda mulai terbiasa, Anda boleh menambah durasi (misalnya dari 15 menit jadi 30 menit) serta frekuensinya (misal dari tiga kali seminggu jadi empat kali).

Variasikan juga jenis olahraganya agar Anda berkesempatan untuk melatih kelompok otot yang berbeda, agar kebugaran tubuh lebih maksimal dirasakan. Misalnya minggu ini fokus untuk berlari. Minggu depan yoga, lalu renang. Setiap kali habis olahraga, pastikan Anda juga beristirahat sejenak.

Di manapun olahraga Anda, di gym ber-AC atau lapangan bermandikan panas terik matahari, selalu siap sedia botol minum. Ini berguna untuk mencegah dehidrasi yang bisa menurunkan fokus Anda, dan  mengakibatkan cedera.

Bila intensitas olahraga Anda tinggi selama lebih dari satu jam, sediakan juga minuman isotonik agar Anda tidak kelelahan serta tetap bugar. Minuman isotonik bisa menggantikan eletrolit tubuh yang hilang.

Nah, itulah beberapa tips agar kalian tidak cedera saat olahraga. Semoga bermanfaat.

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer